Bodi Kalibrasi

Untuk Penyembuhan GERD, ANXIETY dan HIPERTENSI

💢 GERD DAN KECEMASAN ANXIETY 💢

Anxiety atau kecemasan berlebihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi medis seperti gangguan pencernaan seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit refluks asam lambung.

GERD adalah kondisi di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan gejala seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa tidak nyaman di ulu hati, dan mual. Gangguan ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan menimbulkan stres yang berkontribusi terhadap kecemasan.

Hubungan antara GERD dan kecemasan bisa menjadi kompleks. Beberapa orang mungkin mengalami kecemasan yang meningkat sebagai respons terhadap gejala yang tidak nyaman atau sering muncul akibat GERD. Kecemasan ini bisa berupa kekhawatiran yang berlebihan tentang gejala, takut akan serangan asam lambung, atau bahkan kecemasan sosial takut ketemu orang bahkan perasaan takut mati dll.

Di sisi lain, kecemasan itu sendiri juga dapat menjadi faktor pemicu yang meningkatkan gejala GERD.

Stres dan kecemasan yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi sistem pencernaan, termasuk meningkatkan produksi asam lambung, memperlambat pencernaan, atau memperburuk gejala perut seperti kembung dan nyeri.

Permasalahan gangguan lambung yang tidak segera dibenahi ataupun penanganan yang salah dalam pengobatannya menjadikan terpicu munculnya berbagai penyakit degeneratif.

GERD / Asam Lambung

GERD adalah penyakit yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan (refluks gastroesofagus).

Otot bagian bawah kerongkongan atau lower esophageal sphincter (LES) normalnya akan terbuka saat menelan, kemudian menutup setelah makanan turun ke lambung.

Namun, otot ini dapat melemah, misalnya akibat penyakit atau pola hidup yang kurang sehat.

Ketika asam lambung (GERD) kambuh atau naik, kondisi ini bisa memberikan dampak pada kesehatan kita.

Berikut adalah beberapa dampak dari penyakit GERD:

Dampak Langsung:
Nyeri ulu hati dan heartburn:
Rasa terbakar di dada dan nyeri di ulu hati adalah gejala umum GERD yang disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan.

Kesulitan menelan (disfagia):
Luka atau penyempitan pada kerongkongan akibat asam lambung dapat membuat proses menelan makanan menjadi sulit dan menyakitkan.

Mual dan muntah:
Asam lambung yang mencapai mulut dapat memicu rasa mual dan muntah, terutama setelah makan.

Nyeri perut:
Beberapa orang dengan GERD juga mengalami nyeri pada perut bagian atas.

Batuk kering kronis:
Iritasi asam lambung pada saluran napas dapat memicu batuk yang berkepanjangan.

Suara serak:
Asam lambung yang mencapai tenggorokan dapat menyebabkan iritasi pada pita suara, sehingga menyebabkan suara serak.

Bau mulut:
Asam lambung yang naik ke mulut dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Komplikasi yang Lebih Serius:
Esofagitis:
Peradangan pada lapisan kerongkongan yang disebabkan oleh asam lambung.

Penyempitan kerongkongan (striktur esofagus):
Luka pada kerongkongan akibat GERD dapat menyebabkan jaringan parut yang menyempitkan kerongkongan.

Esofagus Barrett:
Perubahan sel pada lapisan kerongkongan yang dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Kanker esofagus:
Pada kasus yang jarang terjadi, GERD yang tidak ditangani dapat memicu perkembangan kanker esofagus.

Aspirasi paru:
Dalam kasus yang parah, asam lambung dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan masalah pernapasan.

Dampak pada Kualitas Hidup:
Gangguan tidur:
Gejala GERD, terutama nyeri dan heartburn, dapat mengganggu kualitas tidur penderitanya.

Gangguan makan:
Rasa tidak nyaman dan nyeri setelah makan dapat membuat penderita GERD kehilangan nafsu makan dan mengalami gangguan pola makan.

Penurunan berat badan:
Jika GERD menyebabkan gangguan makan yang signifikan, penderita dapat mengalami penurunan berat badan.

Gangguan keseimbangan:
Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat memengaruhi saluran eustachius yang berhubungan dengan keseimbangan tubuh, sehingga menyebabkan vertigo, pusing, kliyengan.

Telinga berdenging:
GERD dapat menyebabkan peradangan pada saluran tuba Eustachius, yang berfungsi mengatur tekanan di telinga tengah. Peradangan ini dapat menyebabkan penyumbatan dan gangguan fungsi tuba, yang pada akhirnya memicu tinnitus.

Keterbatasan aktivitas:
Gejala GERD yang sering kambuh dapat membatasi aktivitas sehari-hari penderitanya.

Permasalahan gangguan lambung GERD dapat dicegah dan ditangani menggunakan nutrisi NFS BK serta mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi untuk mengembalikan fungsi kerja lambung secara alami tanpa melanggar algoritma tubuh manusia.

Pahami bahwa gangguan lambung yang sudah terjadi lama dan salah dalam penanganan nya akan memicu terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif lainnya seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes dll..

80% Orang Tidak Paham Dirinya Bermasalah Dengan Gangguan Lambung

Gerd atau Maag?
Pahami..

Salah Kaprah Penanganan Gangguan Lambung

BAHAYA HIPERTENSI

Hipertensi adalah “silent killer” atau penyakit yang membunuh secara diam-diam, yaitu suatu kondisi ketika tekanan darah lebih tinggi dari nilai normal.

Hal ini karena penderita hipertensi umumnya tidak mengalami gejala apa pun, sampai tekanan darahnya sudah terlalu tinggi dan mengancam nyawa.

  1. Tekanan Darah Normal

            Sistolik: 110-120 mmHg

            Diastolik: 70-80 mmHg

  1. Pre-Hipertensi

            Sistolik: 120-139 mmHg

            Diastolik: 80-89 mmHg

  1. Hipertensi Derajat 1

            Sistolik: 140-159 mmHg

            Diastolik: 90-99 mmHg

  1. Hipertensi Derajat 2

            Sistolik > 160 mmHg

            Diastolik > 100 mmHg

Komplikasi dari Hipertensi adalah sbb:

  • Gagal Ginjal
  • Stroke
  • Diabetes
  • Gagal jantung
  • Sesak nafas
  • Pusing
  • Kerusakan mata
  • Sindrom metabolik
  • Disfungsi sexual
  • Aritmia
  • Demensia
  • Kematian

Pengobatan utama nya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk pembenahan metabolisme tubuh dan mengurai plak penyebab terjadinya tekanan darah tinggi tersebut.

Penting Bagi Penderita Hipertensi

Cara Pengobatan Simptomatik Hipertensi

Skema Penyembuhan

Pada dasarnya semua penyakit degeneratif termasuk Gangguan Lambung, Hipertensi, Jantung, Stroke, Diabetes dll cara penanganan nya sbb:

  1. Benahi pola makan
  2. Benahi pola hidup
  3. Dibantu Nutrisi Fungsional Sel (NFS BK)
  4. Dibantu terapi Anatomi Fisik (Bodi Kalibrasi), ini sifatnya tidak wajib, apalagi pasien yang jauh tempat tinggal nya. Dikhususkan bagi pasien dengan keluhan nyeri, sesak napas, sakit pada bagian tubuh tertentu dsb untuk mempercepat proses kesembuhan.

Adapun untuk memastikan proses penyembuhan penerapan kesehariannya sudah benar, maka silahkan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi (diberikan bimbingan dalam WA Grup Khusus Pendampingan).

Program Pendampingan Penyakit Dalam Disertai Lambung Sensitif, Maag, Gerd – 2ALH (Paket Untuk 30 Hari)

Proses penyembuhan rata-rata antara 3-6 bulan namun aktual nya sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Cara Kerja Produk NFS BK dan Mekanisme Penyembuhan

Testimoni

Anxiety dan Gerd Menahun Sembuh

Terapi Anatomi Fisik Bodi Kalibrasi utk Gerd

Hipertensi

Pahami dasar terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif, sbb..

Kesalahan BESAR Pengobatan Lambung

Pengobatan Gangguan Lambung

Penyakit Degeneratif Berawal Dari Gangguan Lambung

Cara Membersihkan Plak

Gerd Nyeri Uluhati Hilang Seketika

Segera Ikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi - Pengobatan Penyakit Degeneratif :

1. Pesan produk Paket 1 Bulan kepada Admin BK (Sertakan gbr produk yang sudah disarankan).

Program Pendampingan Penyakit Dalam Disertai Lambung Sensitif, Maag, Gerd – 2ALH (Paket Untuk 30 Hari)

2. Berikutnya peserta atau yang mewakili akan dimasukkan dalam WA Grup Khusus Pendampingan untuk didampingi, konsultasi dsb selama masa program pengobatan berlangsung.

Untuk mengetahui lebih lanjut perihal Bodi Kalibrasi bisa mengikuti WA Grup Konsul Umum BK :