Anxiety atau kecemasan berlebihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi medis seperti gangguan pencernaan seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit refluks asam lambung.
GERD adalah kondisi di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan gejala seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa tidak nyaman di ulu hati, dan mual. Gangguan ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan menimbulkan stres yang berkontribusi terhadap kecemasan.
Hubungan antara GERD dan kecemasan bisa menjadi kompleks. Beberapa orang mungkin mengalami kecemasan yang meningkat sebagai respons terhadap gejala yang tidak nyaman atau sering muncul akibat GERD. Kecemasan ini bisa berupa kekhawatiran yang berlebihan tentang gejala, takut akan serangan asam lambung, atau bahkan kecemasan sosial takut ketemu orang bahkan perasaan takut mati dll.
Di sisi lain, kecemasan itu sendiri juga dapat menjadi faktor pemicu yang meningkatkan gejala GERD.
Stres dan kecemasan yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi sistem pencernaan, termasuk meningkatkan produksi asam lambung, memperlambat pencernaan, atau memperburuk gejala perut seperti kembung dan nyeri.
Permasalahan gangguan lambung yang tidak segera dibenahi ataupun penanganan yang salah dalam pengobatannya menjadikan terpicu munculnya berbagai penyakit degeneratif.
Pahami bahwa gangguan lambung yang sudah terjadi lama dan salah dalam penanganan nya akan memicu terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif lainnya seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes dll..
80% Orang Tidak Paham Dirinya Bermasalah Dengan Gangguan Lambung
Gerd atau Maag?
Pahami..
Salah Kaprah Penanganan Gangguan Lambung
GERD Kronis
Ciri-ciri Gangguan Lambung
Hipertensi adalah “silent killer” atau penyakit yang membunuh secara diam-diam, yaitu suatu kondisi ketika tekanan darah lebih tinggi dari nilai normal.
Hal ini karena penderita hipertensi umumnya tidak mengalami gejala apa pun, sampai tekanan darahnya sudah terlalu tinggi dan mengancam nyawa.
      Sistolik: 110-120 mmHg
      Diastolik: 70-80 mmHg
      Sistolik: 120-139 mmHg
      Diastolik: 80-89 mmHg
      Sistolik: 140-159 mmHg
      Diastolik: 90-99 mmHg
      Sistolik > 160 mmHg
      Diastolik > 100 mmHg
Komplikasi dari Hipertensi adalah sbb:
Pengobatan utama nya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk pembenahan metabolisme tubuh dan mengurai plak penyebab terjadinya tekanan darah tinggi tersebut.
Penting Bagi Penderita Hipertensi
Cara Pengobatan Simptomatik Hipertensi
Diabetes adalah kondisi dimana gula dalam darah seseorang berada dalam kadar yang tinggi. Diabetes terjadi karena gula, yang seharusnya menjadi makanan sel, tidak dapat masuk kedalam sel.
Hal ini bisa terjadi karena adanya resistensi insulin. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk membawa gula ke dalam sel untuk diolah menjadi energi.
Ketika terjadi resistensi insulin, insulin tidak cukup banyak untuk membawa gula ke dalam sel untuk diolah menjadi energi. Gula tidak dapat masuk ke dalam sel, terjadi banjir gula dalam darah sehingga dinamakan diabetes.
Resistensi insulin terjadi akibat plak yang menutupi reseptor sel sehingga dibutuhkan lebih banyak insulin agar gula dapat masuk ke dalam sel.
Plak terjadi akibat dari ketidaksempurnaan pencernaan yang terjadi di lambung, mengakibatkan trigliserida (minyak dan lemak) tidak dapat dipecah dengan baik dan menjadi plak. Plak inilah yang akhirnya menutupi reseptor sel sehingga terjadi resistensi insulin.
Sehingga solusi dari diabetes adalah perbaikan lambung. Lambung yang baik dapat mencerna makanan dengan baik sehingga Trigliserida dapat diolah tubuh menjadi energi dan tidak menjadi plak.
Selain memperbaiki lambung agar tidak bermasalah, juga harus melaksanakan pola hidup sehat dengan petunjuk Bodi Kalibrasi.
Gejala awal diabetes meliputi : sering merasa haus dan lapar, mulut kering, sering buang air kecil (terutama di malam hari), penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, luka yang sulit sembuh, pandangan kabur, sering merasa lelah, infeksi jamur / gatal-gatal di kulit, disfungsi ereksi, rasa terbakar, kaku dan nyeri pada kaki, bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan, (akantosis nigrikans) yang menjadi tanda resistensi insulin.
Permasalahan diabetes bisa dicegah dan ditangani dengan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi.
Siapa Bilang Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan?
Penyebab & Solusi Sembuh Diabetes
Neuropati adalah penyakit yang terjadi ketika sistem saraf rusak atau tidak berfungsi.
Rasa nyeri akibat neuropati bisa ringan atau parah, tergantung pada lokasi saraf yang mengalami kerusakan. Kondisi ini bisa datang atau pergi, atau bertahan dalam waktu lama.
Ada banyak jenis neuropati dan faktor penyebabnya, namun yang paling sering terjadi adalah neuropati diabetes.
Pada penderita diabetes, saraf tubuh dapat rusak akibat berkurangnya aliran darah dan tingginya kadar gula darah (glukosa). Kondisi ini lebih mungkin terjadi ketika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik dalam jangka waktu lama.
Sekitar separuh penderita diabetes mengalami komplikasi kerusakan saraf / neuropati.
Neuropati diabetik dapat menyerang berbagai bagian tubuh. Umumnya dimulai dengan kerusakan saraf pada kaki dan tangan, namun dapat meluas ke organ dalam dan sistem saraf lainnya.
Sistem Saraf Perifer :
Kerusakan pada saraf perifer dapat menyebabkan gejala seperti nyeri, mati rasa, kesemutan, dan kelemahan pada tangan dan kaki.
Sistem Saraf Otonom :
Kerusakan saraf otonom dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk masalah pencernaan (sembelit, diare, gastroparesis), kesulitan buang air kecil, masalah jantung, dan disfungsi seksual.
Saraf di Tungkai dan Kaki:
Neuropati diabetik paling sering mempengaruhi saraf di tungkai dan kaki, menyebabkan rasa sakit, mati rasa, kesemutan, dan kesulitan berjalan.
Saraf di Tangan dan Lengan:
Kerusakan saraf pada tangan dan lengan dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kelemahan.
Saraf di Kepala dan Wajah:
Dalam beberapa kasus, neuropati diabetik dapat memengaruhi saraf di kepala dan wajah, menyebabkan masalah seperti sakit kepala, pusing, dan gangguan penglihatan.
Selain itu, neuropati diabetik juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti luka yang sulit sembuh pada kaki, infeksi yang menyebar, dan bahkan amputasi jika tidak ditangani dengan baik.
Pengobatan utamanya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh agar memungkinkan terjadinya Regenerasi Sel saraf pada bagian tubuh yang terkena Neuropati.
Pada dasarnya semua penyakit degeneratif termasuk Gangguan Lambung, Hipertensi, Jantung, Stroke, Diabetes dll cara penanganan nya sbb:
Adapun untuk memastikan proses penyembuhan penerapan kesehariannya sudah benar, maka silahkan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi (diberikan bimbingan dalam WA Grup Khusus Pendampingan).
Program Pendampingan Penyakit Dalam Disertai Lambung Sensitif, Maag, Gerd – 2ALDS (Paket Untuk 30 Hari)
Proses penyembuhan rata-rata antara 3-6 bulan namun aktual nya sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Cara Kerja Produk NFS BK dan Mekanisme Penyembuhan
Syarat terjadinya Penyembuhan Penyakit
Anxiety dan Gerd Menahun Sembuh
Terapi Anatomi Fisik Bodi Kalibrasi utk Gerd
Hipertensi dan Jantung
Progres Hipertensi
Hipertensi dan Gerd
Diabetes Sembuh Tanpa Obat
Turun HbA1c tanpa Obat
Beragam Cara Penyembuhan Diabetes, Pilih Mana..?
Sembuh Diabetes
WA Grup Bodi Kalibrasi
Sebab Neuropati
Neuropati Diabetik
Kesalahan BESAR Pengobatan Lambung
Pengobatan Gangguan Lambung
Penyakit Degeneratif Berawal Dari Gangguan Lambung
Awal mula terjadinya Penyakit Dalam / Degeneratif
Kunci Keberhasilan Pengobatan Penyakit Dalam / Degeneratif
Gerd Nyeri Uluhati Hilang Seketika
Laporan Sembuh Diabetes MH Lubis
Sembuh Diabetes Maulan Nali
Sembuh Diabetes & Jantung Koroner
1. Pesan produk Paket 1 Bulan kepada Admin BK (Sertakan gbr produk yang sudah disarankan).
Program Pendampingan Penyakit Dalam Disertai Lambung Sensitif, Maag, Gerd – 2ALDS (Paket Untuk 30 Hari)
2. Berikutnya peserta atau yang mewakili akan dimasukkan dalam WA Grup Khusus Pendampingan untuk didampingi, konsultasi dsb selama masa program pengobatan berlangsung.
Untuk mengetahui lebih lanjut perihal Bodi Kalibrasi bisa mengikuti WA Grup Konsul Umum BK :