Hipertensi adalah “silent killer” atau penyakit yang membunuh secara diam-diam, yaitu suatu kondisi ketika tekanan darah lebih tinggi dari nilai normal.
Hal ini karena penderita hipertensi umumnya tidak mengalami gejala apa pun, sampai tekanan darahnya sudah terlalu tinggi dan mengancam nyawa.
Sistolik: 110-120 mmHg
Diastolik: 70-80 mmHg
Sistolik: 120-139 mmHg
Diastolik: 80-89 mmHg
Sistolik: 140-159 mmHg
Diastolik: 90-99 mmHg
Sistolik > 160 mmHg
Diastolik > 100 mmHg
Komplikasi dari Hipertensi adalah sbb:
Pengobatan utama nya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk pembenahan metabolisme tubuh dan mengurai plak penyebab terjadinya tekanan darah tinggi tersebut.
Penting Bagi Penderita Hipertensi
Cara Pengobatan Simptomatik Hipertensi
Diabetes adalah kondisi dimana gula dalam darah seseorang berada dalam kadar yang tinggi. Diabetes terjadi karena gula, yang seharusnya menjadi makanan sel, tidak dapat masuk kedalam sel.
Hal ini bisa terjadi karena adanya resistensi insulin. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk membawa gula ke dalam sel untuk diolah menjadi energi.
Ketika terjadi resistensi insulin, insulin tidak cukup banyak untuk membawa gula ke dalam sel untuk diolah menjadi energi. Gula tidak dapat masuk ke dalam sel, terjadi banjir gula dalam darah sehingga dinamakan diabetes.
Resistensi insulin terjadi akibat plak yang menutupi reseptor sel sehingga dibutuhkan lebih banyak insulin agar gula dapat masuk ke dalam sel.
Plak terjadi akibat dari ketidaksempurnaan pencernaan yang terjadi di lambung, mengakibatkan trigliserida (minyak dan lemak) tidak dapat dipecah dengan baik dan menjadi plak. Plak inilah yang akhirnya menutupi reseptor sel sehingga terjadi resistensi insulin.
Sehingga solusi dari diabetes adalah perbaikan lambung. Lambung yang baik dapat mencerna makanan dengan baik sehingga Trigliserida dapat diolah tubuh menjadi energi dan tidak menjadi plak.
Selain memperbaiki lambung agar tidak bermasalah, juga harus melaksanakan pola hidup sehat dengan petunjuk Bodi Kalibrasi.
Gejala awal diabetes meliputi : sering merasa haus dan lapar, mulut kering, sering buang air kecil (terutama di malam hari), penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, luka yang sulit sembuh, pandangan kabur, sering merasa lelah, infeksi jamur / gatal-gatal di kulit, disfungsi ereksi, rasa terbakar, kaku dan nyeri pada kaki, bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan, (akantosis nigrikans) yang menjadi tanda resistensi insulin.
Permasalahan diabetes bisa dicegah dan ditangani dengan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi.
Siapa Bilang Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan?
Penyebab & Solusi Sembuh Diabetes
Rekomendasi tindakan medis operasi batu empedu biasanya jika ukurannya lebih dari 2 cm, atau jika menyebabkan nyeri hebat, infeksi, atau penyumbatan saluran empedu.
Jika ukuran nya lebih kecil, belum begitu mengganggu maka tindakan dengan perbaikan terapi metabolik (nutrisi fungsional sel) bisa untuk mengurangi, meluruhkan batu empedu tersebut.
Perlemakan hati atau fatty liver adalah kondisi di mana lemak terakumulasi secara berlebihan di dalam hati. Penyebab hati berlemak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu tingginya kadar kolesterol dalam tubuh atau pola hidup yang salah.
Sehingga untuk penanganan penyakit fatty liver selain menjaga asupan makanan dari tinggi kolesterol, perbaikan pola hidup maka pengobatan utamanya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh manusia dari hulu ke hilir, dari lambung sampai ke tingkatan ruang bakar sel yaitu Mitokondria. Sehingga sel tubuh bisa recovery, regenerasi dan terjadi self healing.
Jumlah pembentukan dan penyerapan kolesterol oleh tubuh berjalan seimbang sehingga angka kolesterol kembali normal dan permasalahan fatty liver akan membaik kembali.
Permasalahan fatty liver tersebut bisa dicegah dan ditangani dengan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi.
Neuropati adalah penyakit yang terjadi ketika sistem saraf rusak atau tidak berfungsi.
Rasa nyeri akibat neuropati bisa ringan atau parah, tergantung pada lokasi saraf yang mengalami kerusakan. Kondisi ini bisa datang atau pergi, atau bertahan dalam waktu lama.
Ada banyak jenis neuropati dan faktor penyebabnya, namun yang paling sering terjadi adalah neuropati diabetes.
Pada penderita diabetes, saraf tubuh dapat rusak akibat berkurangnya aliran darah dan tingginya kadar gula darah (glukosa). Kondisi ini lebih mungkin terjadi ketika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik dalam jangka waktu lama.
Sekitar separuh penderita diabetes mengalami komplikasi kerusakan saraf / neuropati.
Neuropati diabetik dapat menyerang berbagai bagian tubuh. Umumnya dimulai dengan kerusakan saraf pada kaki dan tangan, namun dapat meluas ke organ dalam dan sistem saraf lainnya.
Sistem Saraf Perifer :
Kerusakan pada saraf perifer dapat menyebabkan gejala seperti nyeri, mati rasa, kesemutan, dan kelemahan pada tangan dan kaki.
Sistem Saraf Otonom :
Kerusakan saraf otonom dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk masalah pencernaan (sembelit, diare, gastroparesis), kesulitan buang air kecil, masalah jantung, dan disfungsi seksual.
Saraf di Tungkai dan Kaki:
Neuropati diabetik paling sering mempengaruhi saraf di tungkai dan kaki, menyebabkan rasa sakit, mati rasa, kesemutan, dan kesulitan berjalan.
Saraf di Tangan dan Lengan:
Kerusakan saraf pada tangan dan lengan dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kelemahan.
Saraf di Kepala dan Wajah:
Dalam beberapa kasus, neuropati diabetik dapat memengaruhi saraf di kepala dan wajah, menyebabkan masalah seperti sakit kepala, pusing, dan gangguan penglihatan.
Selain itu, neuropati diabetik juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti luka yang sulit sembuh pada kaki, infeksi yang menyebar, dan bahkan amputasi jika tidak ditangani dengan baik.
Pengobatan utamanya menggunakan nutrisi fungsional sel untuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh agar memungkinkan terjadinya Regenerasi Sel saraf pada bagian tubuh yang terkena Neuropati.
Pada dasarnya semua penyakit degeneratif termasuk Gangguan Lambung, Hipertensi, Jantung, Stroke, Diabetes dll cara penanganan nya sbb:
Adapun untuk memastikan proses penyembuhan penerapan kesehariannya sudah benar, maka silahkan mengikuti Program Pendampingan Bodi Kalibrasi (diberikan bimbingan dalam WA Grup Khusus Pendampingan).
Program Pendampingan Penyakit Dalam – 3ADS (Paket 30 hari)
Proses penyembuhan rata-rata antara 3-6 bulan namun aktual nya sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Cara Kerja Produk NFS BK dan Mekanisme Penyembuhan
Hipertensi, Jantung & Diabetes
Diabetes Sembuh Tanpa Obat
Turun HbA1c tanpa Obat
Beragam Cara Penyembuhan Diabetes, Pilih Mana..?
Sembuh Diabetes
WA Grup Bodi Kalibrasi
Testimoni Batu Empedu
Sebab Neuropati
Neuropati Diabetik
Awal mula terjadinya Penyakit Dalam / Degeneratif
Kunci Keberhasilan Pengobatan Penyakit Dalam / Degeneratif
Laporan Sembuh Diabetes
Sembuh Diabetes & Jantung Koroner
1. Pesan produk Paket 1 Bulan kepada Admin BK (Sertakan gbr produk yang sudah disarankan).
Program Pendampingan Penyakit Dalam – 3ADS (Paket 30 hari)
2. Berikutnya peserta atau yang mewakili akan dimasukkan dalam WA Grup Khusus Pendampingan untuk didampingi, konsultasi dsb selama masa program pengobatan berlangsung.
Untuk mengetahui lebih lanjut perihal Bodi Kalibrasi bisa mengikuti WA Grup Konsul Umum BK :